Penyebab Dan Gejala Mata Minus

Mata minus atau dalam medis disebut Miopia merupakan gangguan penglihatan mata yang terjadi akibat kebiasaan buruk pada mata yang membuatnya sulit untuk melihat dengan objek jauh. Dengan kata lain, seseorang yang mengalami gejala mata minus akan melihat benda dekat dengan jelas, namun saat benda jauh penglihatan yang dialami akan kabur atau buram. Gangguan ini biasanya timbul pada usia dini dan bisa memburuk pada usia remaja. Untuk itu perlu sekali memelihara mata agar terhindar dari gangguan mata minus.

Penyebab Mata Minus

Gangguan mata minus dapat terjadi karena beberapa faktor. Faktor tersebut dipercayai dapat meningkatkan resiko seseorang mengidap penyakit mata minus. Faktor tersebut adalah faktor keturunan dan stres mata. Dimana faktor dari keturunan seseorang memiliki gangguan mata minus yang beresiko terturunkan pada keturunannya kelak. Sedangkan stres mata biasanya terjadi ketika aktivitas penglihatan yang selalu aktif dekat dengan objek. Dari sinilah alasan penderita memiliki mata minus.

Gejala Mata Minus Yang Sering Terjadi

Mata minus, biasanya memiliki gejala secara perlahan. Gejala tersebut yang sering diabaikan oleh kebanyakan orang. Sehingga dalam jangka panjang seseorang mengalami mata minus dengan tingkat ketinggian yang sangat parah. Untuk itu di bawah ini beberapa gejala mata minus yang bisa diperhatikan, di antaranya :

1. Pandangan Terlihat Buram

Hal utama yang terjadi pada seseorang yang berusaha melihat objek atau benda secara jauh namun mendapatkan hasil penglihatan buram. Untuk mengatasinya, penderita miopi akan menyipitkan mata secara terus menerus atau mendekati benda. Dari sinilah bisa dipastikan bahwa orang tersebut mengalami kelainan mata minus.

2. Sakit Kepala Atau Sering Pusing

Seseorang yang memiliki kelainan mata minus biasanya akan mudah terserang pusing. Hal ini disebabkan oleh tingkat ketegangan mata yang berlebihan dengan timbulnya mata lelah. Gejala mata minus ini yang menyebabkan sakit kepala karena aliran darah tidak mengalir secara lancar di kepala.

3. Buruknya Penglihatan Pada Malam Hari

Orang yang memiliki gangguan mata minus, akan mengalami kesulitan saat melihat suatu objek atau benda di malam hari. Hal ini disebut night myopia, jadi penderita miopia ini sangat rawan jika mengemudikan kendaraan di malam hari. Untuk itu penderita mata minus harus berhati-hati saat membawa kendaraan.

4. Seringnya Mengucek Mata Dan Berkedip

Tidak hanya penderita mata minus saja yang sering melakukan berkedip atau mengucek mata. Namun, apa jadinya jika mengucek dan berkedip bertujuan untuk memperjelas penglihatan yang tampak kabur. Banyak orang yang tidak tahu akan bahaya mengucek mata dengan tangan akan memperburuk penglihatan. Dari sinilah kerusakan saraf mata terjadi, dikarenakan tekanan tangan yang menggores sistem saraf pada mata.

5. Lebih Sering Mendekati Objek Maupun Benda

Untuk melihat secara jelas, seorang penderita rabun jauh biasanya akan lebih mendekatkan diri dengan objek yang mereka lihat. Seperti saat menonton TV, film layar lebar dan membaca buku. Aktivitas inilah yang memicu terjadinya gejala mata minus semakin meningkat. Jadi, sebisa mungkin lindungi mata dengan pola penglihatan yang baik agar tidak terkena kelainan mata minus.

Gejala miopia bisa menjadi tanda tidak normalnya kadar gula sebagai indikasi awal terjadinya katarak. Untuk itu lakukan pengobatan terhadap penyakit miopia sebagaimana mengenali dan memahami gejala mata minus yang terjadi. Menjaga kesehatan mata lebih penting, karena mata adalah organ yang paling lenting dalam kegiatan sehari-hari.

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …