Mengenal Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut adalah infeksi yang mengganggu proses pernafasan pada seseorang. Pada umumnya infeksi ini disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakhea atau pipa pernafasan dan paru-paru. Dengan demikian, ISPA akan mengakibatkan fungsi pernafasan menjadi terganggu.

Jika Infeksi saluran pernafasan akut tidak segera ditangani dapat menyebar ke seluruh sistem pernafasan. Sehingga menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Kondisi ini dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda mengenali hal-hal mengenai ISPA. Simak ulasan berikut ini.

Penyebab ISPA

ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut disebabkan oleh virus dan bakteri. Sistem kekebalan tubuh seseorang berpengaruh dalam melawan infeksi virus dan bakteri. Resiko terserang infeksi dan bakteri biasa terjadi pada anak-anak dan orang tua yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Selain itu ISPA juga menjangkiti seseorang yang memiliki penyakit jantung atau gangguan paru-paru.

Terdapat 3 jenis bakteri yang menyebabkan ISPA. Pertama adenovirus, yaitu virus yang menyebabkan gangguan pernafasan seperti flu, pneumonia, dan bronkitis. Virus ini terdiri dari 50 jenis. Kedua adalah rhinovirus, yaitu virus penyebab pilek. Dan ketiga adalah pneumokokus yaitu penyakit meningitis. Virus ini dapat menyebabkan gangguan pernafasan lain yaitu pneumonia.

Gejala ISPA

Penyakit yang mengganggu pernafasan ini akan menimbulkan gejala yang terjadi pada hidung dan paru-paru. Pada umumnya gejala tersebut muncul sebagai respons terhadap racun yang dikeluarkan oleh virus dan bakteri yang ada dalam saluran pernafasan.

Gejala infeksi saluran pernafasan akut antara lain seseorang akan sering bersin, hidung tersumbat dan berair, batuk dan tenggorokan sakit. Gejala lain yang muncul adalah paru-paru seperti terhambat, tubuh sakit dan merasa kelelahan hingga demam. Dan ketika ISPA semakin parah, maka gejala yang muncul lebih serius. Yaitu pusing, susah bernafas, tingkat oksigen dalam darah rendah, menggigil  hingga kesadaran menurun dan pingsan.

Gejala ISPA terjadi antara satu hingga dua minggu. Dan untuk kondisi sinusitis akur gejala akan berlangsung kurang lebih satu bulan. Sedangkan infeksi akut di paru-paru atau bronkitis, gejala berlangsung kurang dari tiga minggu.

Cara Mendiagnosis ISPA

Diagnosis ISPA dilakukan dengan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan melalui anamnesa atau wawancara mengenai gejala dan riwayat penyakit. Ketika dilakukan pemeriksaan fisik maka suara nafas Anda akan diperiksa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat penumpukan cairan atau peradangan paru-paru. Selain itu tenggorokan dan hidung juga akan diperiksa.

Pemeriksaan tambahan untuk mendiagnosa infeksi saluran pernafasan akut adalah dengan prosedur pulse oxymetry. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa seberapa banyak oksigen yang masuk ke dalam paru-paru. Yang kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium untuk mengetahui virus penyebab ISPA.

Cara Mengobati ISPA

Sejauh ini belum ada obat yang efektif untuk membunuh virus penyebab ISPA. Pengobatan yang dilakukan biasanya untuk meredakan gejala yang muncul. Apabila infeksi telah terjadi akan dilakukan beberapa tes untuk mengetahui jenis bakteri dan menentukan antibiotik yang tepat.

Cara Mencegah ISPA

Infeksi Saluran Pernafasan Akut dapat dicegah dengan pola hidup yang higienis. Seperti mencuci tangan teratur, hindari menyentuh wajah terlalu sering dengan tangan dan hindari merokok. Selain itu Anda juga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan kaya serat dan vitamin beserta berolahraga teratur. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan meningkat dan mengurangi resiko penularan infeksi.

Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA, segera konsultasikan kepada dokter. Sehingga cepat mendapatkan penanganan medis yang tepat. Dan pastikan Anda mengatur pola hidup dengan lebih baik lagi mulai sekarang. Agar terhindar dari virus dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …