Jenis Penyakit Yang Menular Melalui Jarum Suntik

Penggunaan jarum suntik sebaiknya memang harus sangat hati-hati. Seharusnya jarum suntik yang telah digunakan tidak boleh dibuang di tempat sampah umum, melainkan tempat sampah medis. Beberapa kasus jarum suntik yang telah terpakai secara sengaja maupun tidak tertusuk pada orang lain.  Hal tersebut sangatlah berbahaya. Jarum suntik yang pernah dipakai oleh penderita penyakit bisa menularkan penyakitnya ke pengguna jarum suntik yang selanjutnya. Berikut ini 4 Penyakit yang menular melalui jarum suntik yang berbahaya beserta cara pencegahannya :

1. HIV Atau AIDS

HIV atau kepanjangan Human Immunodeficiency Virus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus HIV. Dalam kondisi paling buruk HIV akan berujung pada AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit ini yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga melemahkan penderita. HIV merupakan salah satu penyakit yang menular melalui jarum suntik.  Komisi Penanggulangan AIDS atau KPA menlansir bahwa lebih dari 70% persen pengidap HIV tertular melalui jarum suntik. 29 % tertular melalui hubungan seks bebas. Secara umum, HIV menular melalui darah dan cairan tubuh.  Cairan tubuh yang dimaksud disini adalah , cairan vagina, cairan dubur / anus, cairan ASI dan cairan sperma/ mani. Sehingga diharapkan untuk tidak menggunakan jarum suntik secara sembarang karena sangat berbahaya jika pengguna sebelumnya adalah penderita HIV atau AIDS.

2. Hepatitis B

Hepatitis B merupakan penyakit yang menyerang organ hati dan bersifat kronis.  Penyebab penyakit hepatitis B tentu adalah virus hepatitis B. Virus ini menular melalui hubungan seksual, penggunaan bersama barang pribadi seperti pisau cukur, sikat gigi atau barang lainnya yang tercemar darah, tertusuk jarum bekas penderita, transfusi darah serta penurunan dari ibu ke janin. Pada dasarnya hepatitis B merupakan penyakit yang lebih mudah menular daripada HIV atau AIDS. Namun, minimnya informasi membuat tak banyak masyarakat yang mengetahuinya. Maka dari itu anda perlu melakukan vaksinasi hepatitis B untuk mencegah terjadinya penularan penyakit tersebut.

3. Hepatitis C

Penyakit yang menular melalui jarum suntik yang selanjutnya adalah penyakit hepatitis C. Ada empat jenis hepatitis yaitu hepatitis A, B, C dan E. Keempatnya sama-sama menyerang sistem organ hati hanya saja perbedaannya terletak pada penyebabnya. Penyakit hepatitis C merupakan penyakit hepatitis yang paling sering dijumpai di Indonesia.  Virus hepatitis C mudah sekali menular yaitu melalui kontak darah dan dari penggunaan jarum suntik, penggunaan alat tato, berganti-ganti pasangan seksual, serta pemakaian alat-alat perawatan tubuh seperti silet cukur atau sikat gigi secara bersamaan. Hingga saat ini belum ada vaksinasi hepatitis C, namun jika dilakukan penanganan dengan segara penyakit ini dapat disembuhkan. Tingkat kesembuhan yang telah dilakukan pada penderita hepatitis c yaitu antara 75-100 persen.

4. Sifilis

Penyakit yang menular melalui jarum suntik dan berbahaya yang terakhir adalah sifilis. Sifilis atau yang sering disebut sebagai Penyakit Raja Singa merupakan suatu penyakit menular seksual yang menyerang daerah kelamin akibat bakteri sifilis.  Penyakit ini menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, dan beberapa sistem saraf tubuh.  Penularan sifilis sering kali melalui hubungan seksual bebas misal gay atau lesbian dan penggunaan jarum suntik secara bergantian. Penyakit sifilis sulit dibedakan dengan penyakit kelamin pada umumnya karena memiliki kesamaan pada gejala seperti rasa nyeri saat berhubungan dan rasa sakit atau gatal di area kelamin. Anda dapat mencegah penyakit ini salah satunya adalah dengan menghindari hubungan seksual secara bebas dan menghindari penggunaan bekas jarum suntik.

Hampir seluruh penyakit yang menular melalui jarum suntik juga ditularkan melalui hubungan seksual secara bebas dan berganti-gantian. Hal tersebut haruslah dihindari, selain karena 4 penyakit ini cukup berbahaya dengan menularkan kepada pasangan serta hubungan ibu dan janin, penyakit ini juga mematikan. Usaha terbaik dari sebuah pengobatan adalah pencegahan. Maka dari itu, cegahlah penyakit ini dengan gaya hidup sehat dan berkualitas

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …