7 Penyebab Infeksi Empedu Pada Bayi Yang Perlu Diwaspadai

Empedu merupakan cairan berwarna kuning kehijauan dan terdiri dari garam empedu, kolesterol dan limbah. Fungsi empedu adalah untuk memecah lemak selama pencernaan dan membawa limbah. Terdapat beberapa kasus yang dialami bayi yang baru lahir. Dimana saluran empedu tidak terbentuk sempurna hingga menyebabkan infeksi empedu. Penyebab infeksi empedu pada bayi sangat beragam.

Para ahli meyakini meyakini bahwa infeksi empedu pada bayi tidak diberikan dari orangtua kepada anak. Berikut ini beberapa penyebab infeksi empedu pada anak yang harus Anda waspadai, untuk meminimalisir kondisi ini terjadi pada anak Anda.

1. Infeksi Virus Dan Bakteri Setelah Lahir

Penyebab infeksi empedu pada bayi adalah virus seperti cytomegalovirus (CMV), reovirus tipe 3 dan rotavirus. Berdasarkan laporan dari Fischler et al, virus CMV merupakan virus yang menyerang hampir 25% bayi. Sedangkan menurut Wilson et al, reovirus tipe 3 akan merusak saluran empedu dan hepatosit yang ada pada tikus.

2. Mutasi Genetik

Faktor genetik menjadi penyebab infeksi empedu pada bayi karena dikaitkan dengan anomali jantung dan saluran cerna. Yang kemudian akan menyebabkan gangguan pada ontogenesis. Mutasi genetik ini akan membuat perubahan permanen pada struktur genetik. Beberapa kelainan genetik berhubungan dengan cacat hati dan limpa. Faktor genetik tersebut disebabkan karena kelainan pada kromosom trisomi 17, 18 dan 21.

3. Terjadi Masalah Ketika Masih Dalam Rahim

Kandung empedu dan hati terhubung oleh saluran duktus biliaris atau saluran empedu. Ketika terjadi gangguan pada perkembangan saluran empedu dapat menyebabkan bayi mengalami infeksi empedu. Hal itu terjadi pada saat bayi masih berada di dalam rahim ibunya. Pada beberapa kasus, penyebab infeksi empedu juga terjadi karena saluran empedu tidak terbentuk.

4. Gangguan Autoimun Atau Sistem Imun

Sistem imun merupakan salah satu fungsi tubuh yang sangat penting, karena tanpa sistem imun bayi akan mudah mengalami sakit. Baik dikarenakan virus, bakteri maupun kelainan tertentu. Oleh karena itu sistem imun atau kekebalan tubuh harus dijaga dengan baik. Sistem imun ini berfungsi untuk melawan zat asing dan berbahaya yaitu antigen.

Sistem kekebalan tubuh yang normal harus dapat membedakan antara antigen asing dan antigen alami tubuh. Akan tetapi jika sistem imun mengalami gangguan, dapat menyebabkan tubuh gagal untuk membedakan antigen tersebut. Yang kemudian akan menyerang sel-sel tubuh dan menyebabkan peradangan pada jaringan.

Penyebab infeksi empedu pada bayi juga dapat dipengaruhi oleh sistem imun. Karena sistem imun dapat menyerang hati dan saluran empedu tanpa alasan. Ketika sistem imun tidak bekerja dengan normal, maka sistem imun tidak dapat melindungi tubuh dari virus dan bakteri. Akibatnya, empedu tidak dapat dialirkan ke usus 12 jari.

5. Gangguan Sintesis Asam Empedu

Infeksi empedu pada bayi dapat disebabkan dengan adanya gangguan sintesis asam empedu. Gangguan ini merupakan diagnosis diferensial. Tidak hanya itu, asam empedu juga diyakini berkontribusi pada kondisi hepatoseluler serta kerusakan saluran empedu pada bayi.

6. Janin Terpapar Bahan Berbahaya Saat Berada Dalam Rahim

Kandungan zat yang terdapat pada produk pembersih, produk kecantikan cat dinding dan yang lainnya sangat membahayakan kondisi janin di dalam rahim. Karena janin dapat terpapar bahan kimia beracun tersebut. Akibatnya bayi yang lahir akan mengalami infeksi empedu.

7. Teratogenik Pada Masa Kehamilan

Bahan teratogenik merupakan bahan di alam yang dapat menyebabkan terjadinya cacat lahir/ cacat fisik pada janin di dalam kandungan. Bahan ini dapat menimbulkan bayi lahir dengan cacat fisik yang nampak maupun tidak nampak.

Itulah beberapa penyebab infeksi empedu pada bayi. Untuk meminimalisir gangguan ini, cobalah untuk merubah gaya hidup Anda menjadi lebih baik. Dan seringlah berkonsultasi dengan dokter.

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …