Ini Faktor Penyebab Infeksi Paru-Paru Pada Bayi, Orang Tua Wajib Tahu

Berdasarkan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia, salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Bayi tersebut adalah infeksi paru-paru pada bayi. Gejala awal yang ditunjukkan oleh infeksi paru-paru ini adalah sesak nafas yang pada umumnya dimulai dengan batuk dan flu. Infeksi paru-paru menyerang bagian kantong paru-paru (alveoli) yang terinfeksi dan terisi oleh cairan. Para orang tua hendaknya mengetahui bahwa penyakit ini jika dibiarkan berlama-lama akan berakibat fatal. Berikut faktor penyebab infeksi paru-paru pada bayi yang harus diketahui oleh para orang tua.

Faktor Lingkungan

Lingkungan adalah faktor yang kerap kali menjadi pemicu penyebab infeksi paru-paru pada bayi. Baik itu berasal dari cuaca yang ekstrim hingga orang-orang yang berada di sekelilingnya. Terkait udara pada lingkungan juga sering kali menjadi penyebab, yaitu udara yang tidak bersih dan buruknya sirkulasi udara.

1. Cuaca Dingin dan Kipas Angin

Ketika memasuki musim hujan, cuaca berubah menjadi dingin dengan kelembaban udara yang cukup tinggi. Hal ini dapat menjadi pemicu paru-paru menjadi lembab hingga mudah terinfeksi. Berilah pakaian hangat untuk bayi jika memasuki cuaca dingin agar suhu tubuh bayi tetap terjaga kestabilannya. Bagi para orang tua yang menggunakan kipas angin ketika musim panas, perlu diperhatikan posisi kipas angin untuk si kecil. Hal ini dikarenakan dinginnya udara yang dikeluarkan oleh kipas angin sehingga membuat kelembaban udara meningkat.

2. Polusi Udara

Beberapa penyebab polusi udara diantaranya adalah asap rokok, asap kendaraan, dan zat kimia lainnya yang bisa mencemari udara. Saat bayi, si kecil rentan terkena infeksi dari polusi udara yang terhirup oleh paru-parunya. Hal yang paling sering terjadi adalah terhirupnya asap rokok dari orang-orang di sekelilingnya. Oleh karena itu, para orang tua harus menjauhkan si kecil dari lingkungan orang merokok atau udara yang tercemar.

3. Sirkulasi Udara Tidak Sehat

Orang tua harus sangat memperhatikan lingkungan untuk si kecil termasuk kelancaran sirkulasi udaranya. Buruknya sirkulasi udara dapat menyebabkan bayi kekurangan oksigen dan menimbulkan sesak napas. Kurangnya pasokan udara yang masuk ke kantong paru-paru inilah yang menyebabkan infeksi paru-paru pada bayi.

Faktor Kekebalan Tubuh

Saat bayi baru lahir sangat dibutuhkan asupan gizi yang cukup untuk kekebalan tubuhnya. Sumber utama makanan bayi adalah ASI. Namun dalam beberapa kondisi bayi yang terlahir membutuhkan perhatian khusus seperti kekurangan berat badan, sistem kekebalan tubuh harus dibentuk sejak awal kelahiran agar tidak mudah terserang oleh infeksi paru-paru pada bayi. Berikut ini beberapa faktor yang berkaitan dengan kekebalan tubuh yang bisa menjadi penyebab infeksi paru-paru pada bayi :

1. Kekurangan Berat badan

Pada umumnya kekurangan berat badan disebabkan oleh dua faktor yaitu keturunan dan kekurangan gizi. Kurangnya berat badan akan mempengaruhi daya tahan tubuh bayi sehingga infeksi paru-paru dapat terserang dengan mudah. Kekurangan berat badan ini dapat ditangani dengan pemberian multivitamin penambah berat badan atau asupan gizi yang cukup bagi faktor keturunan.

2. Malnutrisi atau Kekurangan Nutrisi

Kekurangan nutrisi pada bayi ini biasanya terjadi karena faktor keturunan, ekonomi dan gizi. Pada saat bayi, nutrisi yang diperoleh bayi umumnya berasal dari ASI. Sehingga pemberian susu formula dianjurkan tidak boleh lebih banyak dibandingkan ASI. Hal ini dikarenakan kekurangan nutrisi dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh bayi.

3. Imunisasi Tidak Lengkap dan Kekurangan Vitamin A

Pemberian imunisasi pada bayi sangat penting agar daya tahan tubuhnya menjadi kuat dan tidak mudah terserang penyakit menular. Imunisasi yang tidak lengkap akan menyebabkan bayi menjadi mudah terserang penyakit termasuk infeksi paru-paru pada bayi. Perlu diketahui oleh para orang tua bahwa vitamin A tidak hanya baik untuk kesehatan mata tetapi juga untuk kekebalan tubuh. Oleh karena itu, bayi seharusnya diberikan vitamin A yang diperoleh dari makanan atau imunisasi vitamin A di posyandu.

Faktor Agent ( Bakteri, Jamur, Virus)

Infeksi bakteri, jamur dan virus ini biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan yang tidak sehat. Infeksi dari bakteri ataupun jamur dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh bayi menjadi menurun. Begitu juga dengan infeksi virus yang biasanya membuat bayi menjadi pilek dan flu. Sehingga dengan menurunnya daya tahan tubuh, infeksi paru-paru akan mudah menyerang bayi.

Demikian faktor-faktor yang menjadi penyebab infeksi paru-paru pada bayi yang harus diketahui orang tua. Penyakit yang berawal dari batuk dan flu dapat berakibat fatal jika dibiarkan dan tidak diberi perawatan serius. Penanganan yang cepat dan tepat oleh bantuan dokter sangat diharapkan untuk keselamatan bayi.

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …