Penyebab Virus Rubella Pada Ibu Hamil Beserta Gejalanya

Rubella atau yang lebih dikenal dengan Campak Jerman merupakan infeksi virus akut yang dapat menular. Penyakit ini umumnya tergolong ringan jika terjangkit pada anak-anak ataupun orang dewasa, namun sangat serius jika mengarah pada ibu hamil. Lalu apa Penyebab virus rubella pada ibu hamil?

Penyebab Virus Rubella Pada Ibu Hamil

Saat wanita dalam keadaan hamil kondisinya perlu diwaspadai, terutama terkait penyakit yang mudah menular dan kontak langsung. Orang yang terjangkit virus ini dapat menyebarkan virus kepada orang lain dalam waktu satu minggu sebelum muncul ruam atau bintik kemerahan dan akan tetap menular hingga 7 hari setelahnya. Penyebab virus rubella pada ibu hamil adalah akibat menyebarnya virus rubella pada orang yang terinfeksi kemudian penderita mengalami batuk atau bersin. Sehingga perlu adanya jarak antara ibu hamil dengan penderita rubella. Karena 90% virus Rubella pada ibu hamil akan menyerang janin.

Gejala Virus Rubella

Selain penyebabnya, anda juga perlu mengetahui gejala virus rubella. Ketika virus ke dalam tubuh, tubuh akan berespon terhadap virus dan menampakkan gejala yang khas. Berikut ini 4 gejala khas virus rubella yang terjadi pada ibu hamil :

1. Sakit Kepala Dan Hidung Tersumbat

Gejala sakit kepala jika terjadi pada ibu hamil bukanlah gejala biasa, hal tersebut dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil. Tidak boleh menyepelekan sakit kepala saat kehamilan, ditambah lagi gejala tersebut bersamaan dengan hidung tersumbat. Sakit kepala yang beserta hidung tersumbat dalam jangka waktu lama merupakan gejala awal penyakit rubella yang harus untuk diwaspadai. Penyebab virus rubella pada ibu hamil salah satunya penyebaran virus melalui sistem pernafasan hidung, sehingga tak jarang gejala hidung tersumbat muncul. Ibu hamil yang mengalami sakit kepala disertai dengan hidung tersumbat sekitar 14 hingga 21 hari, maka sebaiknya segera dilakukan penanganan dengan membawa ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

2. Rasa Mual berlebih

Perasaan mual pada ibu hamil merupakan hal yang biasa sebenarnya. Apalagi jika usia kehamilan masih sangat muda mual merupakan gejala yang umum. Tetapi anda harus mengetahui, bahwa mual pada kehamilan dapat teratasi dan berkurang jika mengkonsumsi minuman hangat. Gejala mual yang terjadi dalam beberapa waktu yang cukup lama dan selama masa kehamilan dengan keadaan yang tidak wajar, anda perlu waspada. Mual tersebut dapat juga mengarah pada gejala virus rubella. Untuk ibu hamil yang sering mengalami mual secara berlebihan, maka sebaiknya untuk segera mengkonsultasikan ke dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat agar dapat ditindak lanjuti dengan cepat dan dapat segera terobati.

3. Bintik-Bintik Kemerahan

Selain kedua gejala tersebut, virus rubella juga memiliki gejala munculnya bintik-bintik kemerahan. Ketika hamil, gatal akibat panas juga dapat menimbulkan biang keringat. Namun karakteristik biang keringan tentuk berbeda dengan bintik kemerahan pada rubella. Biang keringat tidak terlalu gatal dan tidak menyebar ke seluruh tubuh. Namun pada gejala rubella, bintik kemerahan tersebut muncul pada tangan dan akan menyebar secara cepat ke seluruh tubuh sekitar kurang lebih dalam waktu 4 hari. Jika hal tersebut terus terjadi, segera lakukan penanganan dan jangan sampai menular kepada anggota atau kerabat keluarga terdekat.

4. Iritasi Pada Mata

Ketika mata mengalami iritasi dan sakit akan membuat seluruh tubuh turut serta merasakan. Ibu hamil yang mengalami iritasi pada mata akan sangat mengganggu dan dapat berdampak buruk pada kehamilan janin. Untuk itu perlu dilakukan pengobatan untuk menyembuhkan sakit mata pada Ibu hamil dengan cara yang aman dan tidak sembarangan memilih obat. Gejala terjangkitnya virus rubella pada ibu hamil salah satunya adalah iritasi pada mata dalam kurun waktu kurang lebih sekitar 3 hari.

Itulah penyebab virus rubella pada ibu hamil beserta gejalanya. Selama kehamilan, wanita diharapkan untuk tidak sering berkontak langsung dengan dunia luar, karena berjuta virus beterbangan di udara yang dapat dengan mudah terhirup oleh ibu hamil.

Check Also

cara menjaga kesehatan ginjal

Jenis Penyakit Pada Ginjal Dan 5 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang penting. Manusia memiliki 2 buah ginjal. Berat dari …