Blue Lagoon Cliff Jump, Wisata Menguji Adrenalin Di Bali

Ada banyak jenis tempat wisata yang ada di Bali. Salah satu tempat wisata di Bali yang sangat cocok untuk menguji adrenalin adalah Blue Lagoon Cliff Jump. Tempat wisata yang satu ini adalah sebuah tebing rendah yang berada di pinggir pantai. Blue Lagoon terdapat di Pulau Nusa Ceningan, Bali.

Tempat wisata yang satu ini menawarkan aktivitas yang tidak biasa. Pengunjung bisa loncat dari atas tebing berbatu langsung ke laut biru. Bagi yang takut, tentu saja aktivitas ini sangat menyeramkan, namun bagi yang suka tantangan, hal ini patut dicoba. Aktivitas lompat dari tebing ini disebut dengan istilah cliff jump. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan untuk mencoba aktivitas ini.

7 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Ingin Melakukan Cliff Jump

Hampir semua wisatawan yang datang ke Blue Lagoon Cliff Jump, tujuannya adalah untuk lompat dari atas tebing. Oleh sebab itu, tempat wisata ini memang hanya diperuntukkan bagi remaja dan orang dewasa. Wisata ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak dan orang yang sudah tua. Ada 7 hal yang perlu diperhatikan saat ingin melakukan cliff jump di sini:

1. Kondisi Tubuh

Sebelum melakukan cliff jump, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi tubuh. Pastikan pada saat melakukan kegiatan ini tubuh dalam kondisi yang sehat dan bugar. Apabila tubuh dalam kondisi sakit, sebaiknya jangan mencoba aktivitas yang satu ini. Hal ini dikarenakan tubuh harus bisa berenang untuk menyesuaikan kekuatan ombak.

2. Kondisi Alam

Ketika akan melakukan cliff jump di sini, kondisi alam juga harus diperhatikan. Kegiatan ini tidak bisa dilakukan jika cuaca sedang mendung dan hujan. Selain itu, kekuatan ombak juga menentukan apakah kegiatan ini bisa dilakukan atau tidak. Wisatawan tidak perlu merasa khawatir, ada petugas wisata yang akan memberikan peringatan jika aktivitas cliff jump tidak boleh dilakukan.

3. Kemampuan Berenang

Sebaiknya wisatawan yang ingin melakukan kegiatan ini adalah wisatawan yang bisa berenang. Jika tidak bisa berenang, maka aktivitas ini cukup berbahaya. Hal ini dikarenakan wisatawan akan lompat ke laut tanpa menggunakan pelampung. Tentu saja hal ini mudah saja dilakukan bagi yang bisa berenang. Sedangkan bagi yang tidak bisa berenang, hal ini bisa menjadi sesuatu yang menakutkan.

4. Petunjuk Dari Pemandu

Setiap wisatawan yang ingin lompat akan diarahkan oleh para pemandu. Arahan dari pemandu ini harus diperhatikan baik-baik. Wisatawan akan diarahkan dimana tempat melompat yang seharusnya. Wisatawan seharusnya tidak melompat sendiri tanpa adanya pemandu. Hal ini tentu bisa berbahaya.

5. Biaya Yang Harus Dikeluarkan

Melompat di sini tidak gratis bagi wisatawan. Setiap wisatawan yang ingin melompat wajib membayar Rp. 50.000,-. Harga ini adalah harga untuk 2 kali hingga 3 kali lompatan. Biaya ini juga bisa berubah tergantung kebijakan pemandu lompat. Wisatawan yang lompat akan dipantau. Jika wisatawan mengalami masalah seperti otot kram atau tidak bisa menepi, maka pemandu akan datang membantu.

 6. Keberanian Untuk Mencoba

Hal yang paling penting yang harus diperhatikan wisatawan yang ingin mencoba wisata ini adalah keberanian untuk mencoba. Jika merasa takut dan khawatir, sebaiknya kegiatan ini tidak dicoba. Aktivitas yang mendebarkan ini memang dikhususkan bagi orang-orang yang berani.

Blue Lagoon Cliff Jump adalah tempat wisata yang sangat menarik bagi orang-orang yang suka dengan tantangan. Bagi yang berjiwa muda dan ingin menguji adrenalin, tidak ada salahnya mencoba aktivitas cliff jump di sini. Pemandangan yang ada di tempat ini juga sangat cantik dengan air laut yang biru.

Check Also

tebing watu mabur

Keseruan Yang Bisa Dilakukan Di Tebing Watu Mabur

Berbicara tempat wisata memang tidak akan ada habis-habisnya, di negara Indonesia banyak sekali destinasi wisata …