Lokasi, Harga Tiket Dan Fakta Menarik Gamplong Studio Alam Sleman

Satu lagi yang baru dari Jogja, yaitu Gamplong studio alam Sleman yang terletak di area seluas 2 hektar dan dipenuhi dengan bangunan-bangunan unik. Studio alam ini sebenarnya adalah lokasi syuting sebuah film karya Hanung Bramantyo tentang Sultan Agung “The Untold Love Story”. Setelah syuting selesai, lokasi bekas setting film ini menjadi kawasan wisata bagi wisatawan, simak ulasannya berikut.

Lokasi Dan Harga Tiket Masuk Gamplong Studio Alam

Obyek wisata terbaru dari Jogja ini terletak di dusun Gamplong, desa Sumber Rahayu, kecamatan Moyudan, kabupaten Sleman. Lokasinya yang berada di pinggiran kota dan jauh dari keramaian memberikan suasana yang tenang kepada wisatawan. Berjarak sekitar 16 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, wisatawan bisa menikmati alam pedesaan yang asri.

Untuk memasuki obyek wisata Gamplong Studio Alam Sleman ini wisatawan tidak perlu merogoh kocek yang dalam-dalam. Hal itu karena tidak ada tiket masuk resmi yang harus dibayar oleh wisatawan cukup memberikan sumbangan seikhlasnya untuk perawatan area studio alam. Dibalik indahnya obyek wisata studio alam Gamplong memiliki banyak fakta menarik.

Fakta Menarik Dari Gamplong Studio Alam Sleman

Obyek wisata Gamplong Studio Alam Sleman memiliki banyak fakta menarik disamping keindahan dan keunikannya. Fakta menarik seputar obyek wisata ini mungkin bisa membuat wisatawan semakin penasaran dengan Gamplong Studio Alam, berikut faktanya:     

1. Memiliki Banyak Bangunan Unik

Diciptakan dengan tujuan sebagai setting film, studio alam pertama di Indonesia ini memang memiliki banyak bangunan unik. Bangunan-bangunan yang ada di sana seperti rumah jawa kuno, kendang sapi, benteng VOC, kampung pecinan bahkan jembatan besi sungai Ciliwung. Semua dibuat dengan bentuk dan bahan unik sehingga sangat menarik untuk diabadikan sebagai oleh-oleh wisata di Gamplong.

2. Terletak Di Desa Wisata Dengan Potensi Kerajinan Tenun

Sejak tahun 1950, desa Gamplong memang telah dikenal sebagai desa penghasil kerajinan tenun. Terdapat setidaknya 24 pengrajin yang menggeluti usaha tenun yang mayoritas didapatkan secara turun temurun dari leluhur. Dengan potensi ini lah, desa Gamplong kemudian berubah menjadi desa wisata yang sangat diminati wisatawan. DI desa ini terdapat 15 toko tenun yang bisa menjadi tujuan wisatawan untuk berbelanja aneka kerajinan tenun.

3. Merupakan Setting Pembuatan Film

Gamplong Studio Alam Sleman memang dibuat untuk keperluan setting sebuah judul film arahan sutradara Hanung, dengan gagasan awal berasal daro Moeryati Sudibyo. Semua bangunan dan benda yang ada di kawasan studio alam ini merupakan keperluan film tentang tersebut. Semua property dibuat seperti aslinya sehingga mampu menunjang keberhasilan film yang dibuat.

4. Kental Dengan Suasana Abad Ke 16

Sesuai dengan filmnya, yaitu tentang Sultan Agung yang hidup pada asa kerajaan Mataram di abad ke 16. Studio Alam Gamplong juga dibuat dengan suasana pada abad ke 16, untuk menambah feel dari pemeran di film tersebut. Bangunan-bangunan bahkan tidak dibuat dari batu bata, tetapi dari anyaman kayu, sehingga rentan rusak, sehingga harus dijaga baik-baik.

5. Mendapat Sebutan Mini Hollywood

Keaslian suasana yang tercipta di studio alam ini benar-benar memukau, sampai mendapatkan julukan “mini Hollywood”. Studio alam ini memang yang pertama dibuat dengan properti dan setting yang sangat lengkap, sehingga sangat mirip aslinya. Tidak berlebihan memang tempat ini dijuluki demikian.

Demikian fakta menarik dari Gamplong Studio Alam Sleman yang berada di Yogyakarta, sebagai referensi tempat liburan menarik. Untuk membuktikan fakta tersebut, wisatawan bisa segera mengunjungi obyek wisata menarik ini saat hari libur tiba. Segera kosongkan jadwal dan meluncur ke Yogyakarta untuk berwisata di desa Gamplong.

Check Also

tebing watu mabur

Keseruan Yang Bisa Dilakukan Di Tebing Watu Mabur

Berbicara tempat wisata memang tidak akan ada habis-habisnya, di negara Indonesia banyak sekali destinasi wisata …